Jakarta — Tren olahraga di kalangan Gen-Z makin gaspol. Mulai dari padel, lari marathon, HIIT, sampai gym every single day. Tapi sayangnya, masih banyak yang lupa satu hal penting: recovery.
Padahal, tanpa recovery yang proper, olahraga rutin justru bisa bikin otot tegang, sendi overuse, sampai cedera kronis. Nah, di sinilah fisioterapi jadi mandatory, bukan cuma buat orang cedera doang.
“Gen-Z tuh sering ngerasa ‘ah cuma pegal doang’, padahal itu tanda tubuh butuh penanganan,” ujar salah satu fisioterapis di FIT Recovery Condet, Jakarta Timur.
Habis Padel & Lari? Jangan Cuma Stretching
Olahraga seperti padel dan lari melibatkan gerakan eksplosif, rotasi tubuh, dan impact berulang. Kalau cuma stretching seadanya, recovery-nya sering nggak maksimal.
Fisioterapi bantu:
- Ngurangin nyeri & pegal berlebih
- Balikin fleksibilitas otot
- Cegah cedera kambuhan
- Bikin performa olahraga makin naik
Basically, badan lo dijagain biar tetap “on point”.
FIT Recovery: Tempat Recovery Anak Aktif Di Jakarta Timur
Buat Gen-Z area Jakarta Timur dan sekitarnya, FIT Recovery Condet jadi salah satu spot fisioterapi yang lagi dilirik. Lokasinya strategis, tempatnya nyaman, dan yang paling penting: ditangani fisioterapis profesional.
Yang bikin relate sama Gen-Z:
- Bisa home visit (nggak ribet, tinggal rebahan di rumah)
- Pendekatan personal, bukan terapi template
- Cocok buat yang aktif olahraga, bukan cuma pasien cedera
- Harga masih masuk akal, no drama
“Recovery itu bagian dari lifestyle sehat, bukan opsi tambahan,” tambah tim FIT Recovery.
Olahraga Yes, Cedera No
Buat Gen-Z yang hidupnya aktif, produktif, dan anti sakit-sakitan, fisioterapi itu investasi. Jadi abis padel, lari, atau workout berat, jangan sok kuat.
Karena badan sehat itu bukan soal kuat doang, tapi pintar ngerawatnya.
📍 FIT Recovery – Condet, Jakarta Timur
Recovery better, move stronger.

